Skip to main content

Probiotik dan Prebiotik : Review Buku Jurus Sehat Rasulullah dr. Zaidul Akbar (Part-2)

Makanan-makanan yang telah mengalami pemrosesan (apalagi makanan yang digoreng atau dibakar berulang-ulang) akan mengalami penurunan nutrisi dan oksidasi yang dapat memicu radikal bebas (oksigen lepas yang tidak memiliki pasangan dan bersifat merusak) yang dapat memicu berbagai penyakit. 

Solusinya adalah dengan makan sayuran mentah dan buah-buahan setiap hari. Satu hal yang menarik, ternyata antioksidan yang paling tinggi terdapat pada kulit manggis (17.000 ORAC) dibandingkan anggur (3000 ORAC); bisa diminum dengan kurma.

Di dalam tubuh kita terdapat 30% kuman baik, 20% kuman jahat, dan 50% kuman netral (probiotik). Jika kita berpikiran positif dan/atau memakan yang baik-baik maka kuman netral akan menjadi baik. Tetapi, jika kita berpikiran negatif/cemas/buruk-sangka, maka akan terjadi proses neurohormonal yang meningkatkan hormon kecemasan yang menyebabkan kuman baik menjadi kuman jahat. 

Seperti yang dikatakan James Clear dalam bukunya Atomic Habit, bahwa jika kita ingin sehat maka di dalam pikiran kita harus membentuk identitas kita: saya adalah seorang yang sehat; atau dengan kata lain, kita harus membentuk pikiran positif sehingga raga kita sehat.

Makanan dari kuman netral tersebut adalah prebiotik, salah satunya cuka ditambah madu. Jika Prebiotik dan Probiotik diperbanyak, maka tubuh kita akan sehat. 

Comments