Skip to main content

Belajar Membuat Draft Paten

Pada hari Jum'at-Sabtu 27-28 Juli 2018, aku berkesempatan untuk menghadiri pelatihan pembuatan draft paten di The Hill Hotel and Resort, Sibolangit. Kegiatan ini diadakan oleh Unit HKI (Hak Kekayaan Intelektual) Universitas Sumatera Utara. 

Baiklah, beberapa catatan yang kuperoleh selama mengikuti pelatihan ini: 
  1. Hal yang dapat dipatenkan berupa hasil penelitian yang mengandung teknologi.
  2. Bagian-bagian dari draft paten ini: Judul, bidang teknik invensi, latar belakang invensi, uraian singkat invensi, uraian singkat gambar, uraian lengkap invensi, klaim dan abstrak. Jika ada gambar atau bagan dapat diletakkan di bagian lampiran setelah abstrak.
  3. Untuk judul harus singkat, padat, jelas, dan mengandung hal terbaru yang akan diklaim.
  4. Pada latar belakang yang perlu dijelaskan: masalah, tinjauan paten-paten sebelumnya, dan solusi terbaru dari kita yang menjelaskan hal terbaru yang belum dipatenkan orang.
Satu hal menarik yang kupelajari adalah bahwa saat membuat perbandingan, kita mengacu pada paten-paten sebelumnya, bukan pada paper-paper yang berkenaan dengan hal yang kita patenkan.

Nah, untuk meninjau paten-paten sebelumnya kita bisa meninjau beberapa halaman website:
  1. Google Paten. Pada google ini, aku mencoba mencari dengan keyword bahasa Indonesia, tetapi tidak menemukannya, tetapi jika menggunakan keywords bahasa Inggris, aku menemukan hasil pencarian. Jadi, keyword yang digunakan sepertinya harus berbahasa Inggris. 
  2. Website DJKI Indonesia. Pada website ini, kita dapat menggunakan keyword bahasa Indonesia dan merupakan suatu kewajiban bagi kita untuk menelusuri website ini berkenaan dengan paten yang ingin kita ajukan.
  3. Sebenarnya ada beberapa website lain yang juga perlu ditelusuri, tetapi aku belum menggunakannya, jadi belum bisa kubahas di sini.
Pelatihan tampak depan!

Pada awalnya aku mengira bahwa membuat suatu paten itu sungguh sulit, ternyata tidak demikian, hal kecil terbaru apa saja dapat kita patenkan. Jadi, ketika membuat suatu penelitian, selain berpegang pada tinjauan paper-paper, kita mungkin juga dapat meninjau paten-paten agar hasil penelitian kita dapat dipatenkan juga. Selain itu, penulisan draft-nya juga tidak ribet seperti pada penulisan paper (kum-nya pun lebih tinggi). Juga, nama-nama yang ada pada paten tersebut juga akan mendapat nilai kum yang sama. Sungguh menarik.

Untuk kali ini, mungkin hanya hal ini saja yang dapat kubagi. Semoga bermanfaat.  

Bonus Foto dari The Hill Hotel and Resort:

Hewan ini dari jauh tampak seperti patung, nyatanya asli!

Tidur dengan satu kaki

Ayo terbang!


Comments