Skip to main content

Setitik

Bagai titik air yang memberati
hingga hujan turun tak terperi
Disana terlihat seufuk mentari
diiringi gemericik dan serpihan awan
ada pula sepucuk daun

rasa-rasanya palu menghantami diri

seberkas kelopak melati hilanglah
buang diri tiada berarti
hanya lalat menempel di kebusukan

semuanya adalah dari si pemilik

yang perlu hanyalah kembali
hingga tak perlu hirau lain-lain
yang ada nanti
hanyalah sebarisan awan putih
di kebiruan yang membening

                                             Medan, 2012

Comments